Langsung ke konten utama

Dinamika Sistem Politik Indonesia (3)


Bab 3 Budaya dan Partisipasi Politik
Budaya politik merupakan nilai-nilai yang melekat dalam diri masyarakat dan menjadi suatu kebiasaan sehingga mereka sadar, pentingnya berpartisipasi menentukan kebijakan publik. Masyarakat itu bermacam-macam, ada yang sangat tinggi kesadaran politiknya (Budaya politik partisipan), ada yang tingkat partisipasinya sangat tinggi namun belum ada kemauan untuk menerapkan kebijakan yang dibuat pemerintah (budaya politik kaula), dan ada juga yang sama sekali mengacuhkan masalah-masalah politik (budaya politik parokial).Sedangkan budaya politik di Indonesia pada dasarnya masih sama dari masa ke masa.Bahkan di era reformasi saat ini masyarakat cenderung mengejar status daripada memikirkan kemakmuran/ kesejahteraan bersama, kekuasaan terpusat pada kalangan elite politik saja.Tetapi perubahan yang drastispun terjadi saat era reformasi,dimana sistem politik lebih demokratis, seperti halnya dengan diadakannya pemilu, masyarakat bebas memilih sesuai kehendak masing-masing.Pendidikan yang maju,ekonomi stabil, penegakan hukum yang adil, media komunikasi yang baik merupakan beberapa faktor berkembangnya budaya politik di Indonesia.
            Keikutsertaan masyarakat dalam masalah penetapan kebijakan publik itu disebut dengan partisipasi politik. Partisipasi politik biasanya muncul karena adanya suatu penjelasan yang terperinci tentang kesadaran politik, komunikasi politik, penetapan kebijakan, dan kontrol masyarakat akan jalannya politik di negaranya. Partisipasi politik di Indonesia sendiri cukup baik, karena di Indonesia partisipasi politik telah di atur di dalam undang-undang.Mereka bebas untuk berpendapat, berserikat, memiliki hak pilih dan dipilih, hak yang sama di mata hukum dan pemerintah, serta hak mendapatkan keadilan. Untuk membuktikan hal tersebuat maka di adakanlah pemilihan umum. Disitulah semua hak masyarakat dalam hal partisipasi politik akan terwujud.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Dinamika Sistem Politik Indonesia

BAB 1 Sistem Politik Indonesia Akhir-akhir ini masyarakat Indonesia sering membicarakan masalah-masalah politik. Di Indonesia terdapat banyak partai politik.Setiap partai memiliki visi dan misi   yang berbeda-beda, tujuannya untuk membangun Indonesia menjadi lebih baik lagi. Di dalam perpolitikan pasti   ada Sistem Politik.Saya akan menjelaskan tentang   sistem politik di Indonesia, namun sebelum kita membahas secara mendalam tentang sisitem politik di Indonesia saya ingin menjelaskan tentang kata sistem dan politik terlebih dahulu.   Sistem dapat kita artikan sebagai suatu hal atau mungkin bisa kegiatan yang di dalamnya terdapat unsur-unsur yang tidak dapat berdiri sendiri karena saling berhubungan/berkaitan satu dengan yang lainnya. Apabila salah satu unsur dari kegiatan tersebut tidak dijalankan, maka hal yang diinginkan juga sulit untuk dicapai, atau bahkan tidak tercapai sama sekali. Jika sistem kita kuat, tujuan akan mudah untuk dicapai. Sedangkan politik ad...

Arak-Arakan (Kirab Khotmil Quran)

     Arak-arakan merupakan salah satu kebudayaan yang dilakukan oleh kebanyakan warga kabupaten Purworejo dan sekitarnya. Hal ini dilakukan untuk merayakan/memeriahkan acara Khotmil Quran. Pelaksanaanya pada bulan-bulan tertentu seperti Rajab dan Mulud (Rabiul Awwal).  Acara seperti ini merupakan salah satu pendorong bagi anak-anak   khususnya, untuk semangat dalam mempelajari ayat-ayat al-Quran.  Kebanyakan orang tua akan menjanjikan kepada anaknya apabila telah menamatkan al-Quran sebanyak 30 juz maka akan di naikan kuda. Sewa kuda untuk acara arak-arakan tidaklah murah, harganya bervariasi dari 800 ribu hingga 2 juta, tergantung seberapa bagus atraksi yang bisa dilakukan oleh kuda tersebut. Semakin bagus kuda semakin mahal harga sewa. Biaya lain seperti sewa grup sholawat dan memberi jatah makan untuk orang-orang yang ikut mengarak semua butuh biaya yang cukup banyak. Bahkan jika ada yang ingin lebih meriah bisa ditambah dengan sewa drumband...